Rabu, 10 September 2014

Bocoran Facelift Honda CR-V

California, KompasOtomotif - Honda tengah menyiapkan versi penyegaran model SUV andalan, CR-V. Sosoknya sempat terjepret kamera sedang diuji di Death Valley, California, Amerika Utara, seperti dilansir Worldcarfans, (23/6/2014).

Secara garis besar ubahan CR-V 2016 terlihat minim. Hal tersebut terdeteksi dari beberapa bagian yang ditutupi selubung. Seperti lampu depan, gril, bemper dan juga rumah lampu kabut. Sedangkan di belakang, bemper juga mengalami ubahan, pintu bagasi, dan lampu. Secara siluet yang terlihat masih mirip dengan edisi sebelumnya.

Jika dilihat dari tampilan kabin, nyaris tidak terlihat ubahan yang berarti. Kendati demikian, diprediksi masih akan beberapa ubahan yang terjadi baik pada interior maupun eksterior. Dikarenakan model yang terjepret kamera tersebut masih prototipe, bukan versi produksi.

Kabar lain, untuk jantung pacu tidak ada perbedaan. Masih mengandalkan beberapa pilihan, mesin bensin 2.0L dan 2.4L, berteknologi i-VTEC, dengan daya masing-masing 148 PS dan 185PS. Sedangkan untuk mesin diesel tersedia 1.6L dan 2.2L turbodiesel, yang dilengkapi teknologi i-DTEC. Masing memiliki tenaga 118 PS dan 148 PS.

Rencananya CR-V facelift tersebut akan meluncur pertengahan 2015.
Read More

"Game" Jangka Panjang Tata di Indonesia

Jakarta, KompasOtomotif — Pelan tetapi pasti, PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) mulai menggerogoti pasar otomotif nasional. Sebagai pendatang baru yang mulai "berdagang" sejak September 2013, penjualan yang dicapai mulai menggeliat. Periode Januari hingga pertengahan Juni 2014, sudah lebih dari 350 unit kendaraan dikirim ke konsumen.

Secara posisi, saat ini TMDI menduduki peringkat ke-21 dari merek-merek di Indonesia dilihat dari penjualan. Hingga Maret 2015 (akhir tahun fiskal), merek asal India itu akan memulai target baru dengan membidik peringkat ke-15 secara nasional, meski harus diraih dalam lima tahun ke depan.

Manoj Arora, Marketing Advisor Head Sales & Marketing TMDI, mengakui bahwa angka tersebut sangatlah kecil. Namun, prestasi awal tersebut dianggap sebagai pijakan penting untuk langkah selanjutnya. "Ini seperti long term game (permainan jangka panjang). Masih banyak yang harus kami kerjakan, seperti memperkuat jaringan untuk mengejar penjualan," tegas Manoj.

Kembali dikatakan bahwa hadirnya merek Tata di Indonesia bukanlah "numpang lewat". Jaringan akan diperbanyak untuk menguatkan citra, dengan target 20 dealer lagi dibangun hingga tahun fiskal berakhir. Saat ini, TMDI mempunyai enam dealer yang tersebar di Jakarta dan kota-kota besar.

"Kami percaya dengan banyaknya jaringan, secara tidak langsung akan memperkuat citra merek. Penjualan akan dengan sendirinya mengikuti, meski tidak bisa diraih instan. Memang butuh waktu, dan kami berkomitmen untuk itu," urai Manoj.

Saat ini, TMDI memasarkan lima model, dua di antaranya kendaraan komersial. Lima model itu adalah Tata Vista, Aria, dan Storme untuk kendaraan penumpang. Lalu ada Tata Super Ace dan Xenon di segmen pikap. Vista dan Super Ace menyumbang 50 persen dari penjualan TMDI.
Read More

Ini Sepeda Motor yang Sering Dibeli Borongan

Jakarta, KompasOtomotif — Salah satu merek sepeda motor yang sering dibeli borongan atau kolektif (fleet) untuk berbagai keperluan adalah Honda. Tak cuma sering dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional perusahaan, tetapi juga kerap dipakai sebagai bentuk hadiah.

Itulah yang dilontarkan Husin Rodhy, Kepala Wilayah PT Astra International-Honda Sales Operation (AI-HSO). Menurut dia, potensi pembelianfleet, terutama merek Honda, akan terus bertumbuh seiring dengan kebutuhan sepeda motor sebagai kendaraan alternatif yang efisien untuk sehari-hari, juga sebagai reward khusus.

"Kami memang punya kelebihan di penjualan fleet. Komposisinya bisa 60 persen dari total penjualan per bulan. Karena bukan cuma kebutuhan kendaraan operasional, tetapi juga untukreward. Konsumen loyal pasti mempertimbangkan merek dan gengsi untuk hadiah," ujar Husin.

Saat ini, AI-HSO Jakarta memang dipercaya dan punya kemampuan menangani penjualan fleet. Tahun lalu, secara kolektif per bulan mencapai 3.300-an unit. Target tahun ini pun ditingkatkan menjadi 4.000-4.500 unit sebulan.

Untuk mencapai target itu, diberikan fasilitas khusus untuk pembeli fleet. Selain diskon khusus, juga diberikan kontrak servis. Pengguna sepeda motor Honda dari perusahaan tak perlu membayar ataureimburse. "Kami yang menagih ke perusahaan. Ini bentuk pelayanan kami terhadap konsumen kolektif," tegas Husin.

Tak cuma itu, untuk perusahaan yang menginginkan ganti wajah sepeda motor sesuai identitas perusahaan, disediakan fasilitas pengecatan atau grafis tambahan gratis, minimal 100 unit sepeda motor.
Read More

"Dealer" Pertama Chevrolet di Tanah Minang

Padang, KompasOtomotif — PT General Motors (GM) Indonesia meresmikan jaringan pemasaran terbarunya, Chevrolet Lintang Benua, di Padang, Sumatera Barat, Jumat (13/6/2014). Pusat pemasaran dan pelayanan purnajual ini merupakan yang pertama di Sumatera Barat dan ketujuh di Pulau Sumatera.

Presiden Direktur GM Indonesia Michael Dunne mengatakan, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, total pasar di Sumatera Barat tahun lalu sekitar 175.000 unit. Dari jumlah itu, 34 persen atau 60.259 unit disumbang dari segmen kendaraan multiguna bawah (LMPV).

"Potensi pasar ini merupakan segmen bagi kendaraan andalan kami, Spin. Ini yang membuat kami semakin yakin untuk mendekatkan diri kepada pencinta Chevrolet di Sumbar," ujar Dunne di sela peresmian.

Dia menjelaskan, dari berbagai pengunjung dan konsumen ke dealer Chevrolet di Pekanbaru, Medan, dan Palembang, banyak yang berdomisili di Sumatera Barat. Selain Spin, Chevrolet juga berharap dari sumbangan segmen lain yang potensial, yakni SUV, melalui Captiva.

"Peresmian dealer baru kami ini merupakan momentum yang istimewa, dan cerminan keseriusan kami dalam mengedepankan layanan terbaik bagi konsumen Chevrolet di Padang dan sekitarnya," lanjut Dunne.

Fasilitas
Chevrolet Lintang Benua berdiri di Jalan Khatib Sulaiman Nomor 95, Padang, Sumatera Barat, dengan luas tanah 2.204 meter persegi. Bangunan seluas 1.514 meter persegi ini mampu memajang enam kendaraan sekaligus, juga menyediakan layanan servis delapan anjungan bagi konsumen.

Ping Hong, Presiden Direktur Chevrolet Lintang Benua, mengatakan, melihat besarnya animo masyarakat pada produk Chevrolet, dan lonjakan pasar mobil di Sumatera Barat, mendorong perusahaan untuk mendirikan jaringan di sini. "Kami yakin, keputusan menjadi mitra strategis Chevrolet adalah langkah tepat," ujar Ping.
Read More

Renault-Nissan Berhasil Menghemat Rp 46,7 Triliun

Yokohama, KompasOtomotif - Aliansi Renault dan Nissan terus membuahkan hasil, salah satunya dengan target penghematan. Tahun lalu, perusahaan gabungan ini berhasil memangkas pengeluaran dan memperbesar penghematan perusahaan hingga 6,7 persen, berkat membagi platform model bersama.

Jika dihitung berdasarkan nilai, maka penghematan yang diperoleh mencapai 2,87 miliar euro (Rp 46,7 triliun), lebih besar dari tahun sebelumnya hanya 2,69 miliar euro (Rp 43,7 triliun). Wakil Presiden Eksekutif Renault-Nissan Christian Mardrus mengatakan, tahun ini target perusahaan berhemat hingga 3,5 miliar euro.

Perusahaan berharap penghematan bisa terus dijaga dan diperbesar. Chief Executive Officer Renault-Nissan Carlos Ghosn mengatakan, kolaborasi juga akan dilakukan dalam hal lain, seperti manufaktur, pengembangan, belanja, dan sumber daya manusia. Januari lalu, Renult-Nissan menaikkan target penghematan perusahaan hingga 4,3 miliar euro pada 2016.

Kerjasama antara merek menjadi tren yang tengah berkembang di industri otomotif global. Ongkos produksi yang terus naik karena semakin ketatnya regulasi emisi dan kompetisi yang lebih alot di pasar berkembang, jadi alasan utama. Apalagi, permintaan pasar masih melambat, memaksa prinsipal otomotif mengejar skala ekonomi melalui peleburan perusahaan, kerjasama, dan kolaborasi khusus.
Read More

Rabu, 03 September 2014

GM Jadi Pabrikan Paling Buruk di Mata Perusahaan Pemasok

Detroit, KompasOtomotif - Di antara pabrikan besar yang ada di Amerika Serikat (AS), General Motors (GM), dianggap sebagai yang paling buruk di mata sejumlah perusahaan pemasok komponen Tier 1. Kesimpulan ini diperoleh berdasarkan survei yang dilakukan oleh konsultan Planning Perspectives Incorporated (PPI) dari London, Inggris.

GM hanya berhasil menduduki peringkat terakhir (keenam) di bawah lima pabrikan lain yang beroperasi di AS. Masalah utama yang mengganjal bagi perusahaan komponen, adalah soal kepercayaan, komunikasi, dan perlindungan kekayaan intelektual.

Produsen mobil terbesar AS itu juga dianggap paling sulit dalam mencapai kesepakatan ketika mau menaikkan harga komponen karena ongkos bahan baku. Dari total 55 persen pemasok yang masuk dalam survei menganggap hubungan mereka dengan GM itu "buruk" sampai "sangat buruk".

Merek Lain
Merek lain yang juga berasal dari AS, Chrysler, juga tidak terlalu berhasil baik karena hanya duduk diperingkat lima dan di bawah Ford (empat). Peringkat ketiga berhasil direbut Nissan dari Ford yang tahun lalu menguasai peringkat ini. Toyota masih menjadi pabrikan terfavorit bagi perusahaan pemasok komponen, diikuti Honda di peringkat kedua.

PPI juga melakukan survei terhadap Volkswagen, BMW, dan Mercedes-Benz, tapi semua merek ini masuk kategori pabrikan kecil karena di pasar presentasenya relatif jauh dibandingkan penjualan merek AS dan Jepang. 

Hasilnya, dari nilai yang diperoleh Mercedes dan VW menduduki peringat di bawah GM, sementara BMW selangah di belakang Toyota. Dilansir Reuters (12/5/2014), hasil ini menunjukkan kalau pabrikan AS tengah menghadapi masalah yang serius ketimbang Jepang yang terlihat lebih baik hubungannya dengan industri pendukungnya.

John Henke, Pemimpin PPI sekaligus peneliti dari Center for Supply Chain Management di Universitas Rutgers mengatakan, popularitas Toyota dan Nissan di kalangan perusahaan pemasok meningkat tajam. "Kondisinya bisa memasuki era hubungan pemasok yang kurang baik bagi Trio Detroit," tukas Henke. 

Alasannya, pabrikan Jepang memposisikan diri bukan cuma mau memanfaatkan dari buruknya hubungan antara perusahaan pemasok dan Trio Detroit. Tapi, mereka sekaligus menaikkan standar hubungan yang terjalin dengan perusahaan pemasok komponennya.
Read More

Sepeda Motor Tercepat di Dunia Meluncur Minggu Depan

California, KompasOtomotif – Setelah hampir dua tahun melesat sebagai sepeda motor balap, Lightning Superbike akhirnya akan dijual secara massal. Lightning Motorcycle (LM) akan merilis versi produksi massal LS-218, pada Sabtu, (17/5/2014), di ajang Quail Motorcycle Gathering, di Carmel, California.

Ya, inilah sepeda motor versi jalanan yang diklaim tercepat, berdasarkan rekor dunia yang pernah tercipta dari versi balapnya. Sebagai bukti, di arena Pikes Peak International Hill Climb, Lightning Superbike yang berenergi listrik sanggup menjadi yang tercepat meski melawan sepeda motor berbahan bakar bensin.

Teknologi mesin yang dibawanya dimasukkan dalam nominasi Engine Technology of the Yearoleh majalah Race Engine Technology. Jantung pacu menggunakan baterai bertenaga 150 kW dengan pendingin cairan IPM. Mesin ini setara dengan tenaga 200 PS dan torsi 227 Nm pada sepeda motor bensin.

Pasar
Hatfield, CEO LM, memahami, pasar akan ”menghakimi” sepeda motor ini, terutama jika dibandingkan dengan mesin sepeda motor dengan internal-combustion engine. ”Agar bisa diterima oleh pengguna sepeda motor, kami butuh bukti, termasuk dari desain dan performa. Dengan mengikuti ajang balap kelas dunia, kami bisa membuktikan bahwa LS-218 nanti akan diterima,” katanya.

Saking optimisnya, LM mengklaim sosok LS-218 akan memberikan kesempatan para pengendara untuk memecahkan rekor kecepatan sepeda motor di darat dan memenangi kompetisi balap. Ini adalah sesuatu yang belum pernah dijanjikan produsen mana pun.

LM hanya membuka sedikit spesifikasi teknis. Namun, diketahui sepeda motor ini bisa menjelajah jalanan sekitar 160 km dalam sekali pengisian baterai. Untuk mengisi ulang termasuk cepat, hanya 30 menit sampai penuh kembali. LM akan membanderol sepeda motor ini 38.888 dollar AS atau setara Rp 448 juta.
Read More